Oleh: budihati | April 13, 2009

RESPIRATORY TRACT

SISTIM SALURAN PERNAPASAN

Saluran pernapasan terbagi
Sistim saluran pernapasan bagian atas ( Upper respiratory tract )
Sistim saluran pernapasan bagian bawah ( Lower respiratory tract )

Sebelum mengulas penyakit – penyakit pada sistim saluran pernapasan sebaiknya mengetahui fisiologi dan keadaan pathologi dari sistim saluran pernapasan tersebut.
Pengertian pernafasan atau respirasi adalah suatu proses mulai dari pengambilan oksigen, pengeluaran karbondioksida , hingga penggunaan energi di dalam tubuh. Menusia dalam bernapas menghirup oksigen dalam udara bebas dan membuang karbondioksida dan hydrogen ke lingkungan. Semua sel – sel hidup membutuhkan O2 yang kontan untuk mempertahankan proses metabolisme .
MEKANISME PERNAPASAN
Respirasi dapat dibedakan atas dua jenis, yaitu :
1. Inspirasi .
2. Expirasi
Inspirasi :
Masuknya O2 ( Oxygen ) kedalam saluran pernapasan .
Pada saat inspirasi dada akan mengembang akibat kontraksi diaphragma dan musculus intercostalis .Kontraksi diaphragma menakibatkan diaphragma akan mendatar dan menjadi lebih rendah . Kontraksi musculus intercostalis mengakibatkan iga akan bergerak keluar , dinding dada bergerak keatas diikuti pleura paritalis dan plera veceralis. akibat kontraksi diaphragma dan musculus intercostalis rongga thoraks akan membesar menyebabkan tekanan udara dalam rongga dada mengecil. Paru – paru akan mengembang untuk mengisi alveoli. Udara akan terisap masuk kedalam bronchioles.
Expirasi
Pengeluaran CO2 dan H2
Selama expirasi diaphragma akan kembali kebentuk semula yakni menyerupai kubah. Otot intercostals dan iga kembali keposisi semula. Rongga dada mengecil , tekanan dalam rongga dada meningkat udara terpompa keluar.
O2 akan masuk kekapiler yang berada disekitar alveoli dan akan menuju keseluruh tubuh melalui V. Pulmonalis yang akan masuk ke Atrium kiri. . pada saat yang sama CO2 dan H2 akan terlepas dari sel darah dan masuk ke alveoli untuk selanjutnya keluar melalui expirasi.
Proses kimiawi pernapasan
1. Pengikatan oksigen oleh hemoglobin : Hb + O2 —> HbO2
2. Pemisahan oksigen dari hemoglobin ke cairan sel : HbO2 —> Hb + O2
3. Pengangkutan karbondioksida di dalam tubuh : CO2 + H2O —> H2 + CO2
4. Pembuangan CO2 dari paru-paru : H + HCO3 —> H2CO3 —> H2 + CO2
Siklus distribusi O2 dalam tubuh akan mengikuti siklus peredaran darah. Pusat pernapasan terdapat pada medulla oblongata. Akumulasi CO2 dalam darah akan merangsang khemoreceptor yang terdapat pada arteri besar. Impuls akan dihantar oleh saraf vagus dan glossopharingeus ke pusat pernapasan . dari pusat pernapasaan oleh saraf frenikus ke diaphrgma dan syaraf intercostals ke musculus intercostalis menyebabkan otot berkontraksi dan terjadi inspirasi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: